Kehamilan

Hypnobirthing, Rasa Sakit Ibu Hilang, Bayi Tenang

Koran SI – Koran SI

PERASAAN takut ketika hendak melahirkan adalah hal yang wajar. Apalagi bagi mereka yang baru pertama kali melahirkan. Namun, ketakutan akan persalinan kini bisa diatasi dengan hypnobirthing.

Melahirkan bayi yang sehat, lucu, dan menggemaskan sudah barang tentu menjadi impian setiap perempuan. Tapi bayangan kebahagiaan tersebut terkadang terganggu karena perasaan cemas pra-melahirkan. Menjelang proses melahirkan, tidak sedikit calon ibu yang mengalami rasa takut saat proses kelahiran.

Padahal rasa cemas itulah yang justru memicu rasa sakit saat melahirkan. Rasa sakit muncul karena saat mau melahirkan, mereka merasa tegang dan takut, akibat telah mendengar berbagai cerita seram seputar melahirkan. Perasaan ini selanjutnya membuat jalur lahir (birth canal) menjadi mengeras dan menyempit. Nah, pada saat kontraksi alamiah mendorong kepala bayi untuk mulai melewati jalur lahir, terjadi resistensi yang kuat. Ini yang menyebabkan rasa sakit yang dialami seorang wanita.

Nah, untuk menghindari kecemasan yang berujung rasa sakit saat melahirkan, hypnobirthing bisa menjadi jalan keluarnya. Terapis sekaligus penggagas hypnobirthing di Indonesia, Lanny Kuswandi mengatakan, hypnobirthing merupakan latihan relaksasi supaya para ibu dan calon ibu bisa melahirkan tanpa rasa sakit. Caranya dengan sugesti melalui usapan.Terapi ini adalah yang pertama dan satu-satunya di Indonesia.

“Dengan hypnobirthing, kita belajar berpikir tenang dan positif sehingga proses melahirkan bisa dihadapi dengan tenang. Cara paling mudah adalah dengan napas,” ucap Lanny yang juga mengikuti program holistic health care yang diselenggarakan A.R.E (The Association for Research & Enlightenment, Inc), Edgar Cayce Foundation di Virginia Beach, USA.

Untuk mendapatkan proses melahirkan dengan alami, nyaman, dan lancar, tentunya memerlukan persiapan secara holistik dan dilakukan sejak proses kehamilan. Ibu hamil dan pasangannya yang mengikuti pelatihan hypnnobirthing berperan sebagai subjek aktif (sujet), sedangkan petugas kesehatan berperan sebagai fasilitator untuk memandu sujet mencapai keadaan alfa. Dan nantinya, sujet dapat melakukannya sendiri (autohipnosis).

Hypnobirthing berasal dari kata hypno (hypnos dari bahasa Yunani yang artinya “tidur”) dan birthing dari bahasa Inggris yaitu “proses melahirkan”. Hypnobirthing adalah science and art (ilmu pengetahuan dan keterampilan dengan bahasan secara ilmiah). Jadi setiap ibu hamil dapat belajar dan berlatih agar terampil untuk meningkatkan ketenangan diri selama hamil dan pada saat melahirkan.

Hypnobirthing merupakan perkembangan dari hipnosis, yang sama sekali bukan magic seperti anggapan yang berkembang di masyarakat. Banyak orang yang tidak tahu bahwa hipnosis merupakan bagian dari ilmu kedokteran dan bahkan yang menemukannya adalah seorang dokter bernama Dr Frans Anton Mesmer berkebangsaan Austria.

Sedangkan hipnosis adalah upaya pemberdayaan pikiran bawah sadar dengan mengistirahatkan pikiran sadar. Kini, pengertian hypnosis adalah santainya otak, yang dapat diperhatikan dari dominannya irama alfa 8-12 Hz pada EEG (Elektro-Ensefalo-Grafi).

“Jadi hypnobirthing adalah upaya alami untuk menanamkan niat positif ke pikiran bawah sadar agar ibu dapat menjalani kehamilan dengan sehat dan menghadapi persalinan dengan tenang, alami, nyaman, dan lancar,” tutur Lanny yang berpraktik di ProV Clinic, Holistic Health Care di kawasan Cempaka Putih Jakarta.

Ahli kejiwaan dari Psychosomatic Clinic, Omni Intenational Hospital Alam Sutera Tangerang, Dr Andri SpKJ, mengatakan, pada saat calon ibu mengandung, disarankan untuk mengikuti senam hamil. Pada senam hamil diajarkan teknik pernapasan, cara meneran atau mengedan saat mengeluarkan bayi dan keterampilan dalam menenangkan diri atau kecemasan saat proses melahirkan.

“Latihan sebelum melahirkan adalah salah satu hal yang harus diperhatikan. Belajar bernapas dan meneran saat kondisi persalinan adalah salah satu menghindari kesulitan melahirkan, dan ini bisa dilakukan dengan hypnobirthing,” ucap Andri.

Andri menambahkan, hal ini perlu ditambah dengan suatu kebahagiaan melahirkan seorang anak ke dunia, dukungan keluarga, terutama suami sangat penting. Banyak kasus depresi pascamelahirkan karena kondisi kejiwaan ibu tidak baik selama kehamilan, banyak mengalami stres, dan ketidaknyamanan dalam kehidupan rumah tangganya.

Hypnobirthing sangat baik dilakukan pada ibu hamil karena mengurangi kecemasan ibu saat proses melahirkan. Hal ini tentunya akan berguna supaya ibu tetap tenang dalam proses melahirkan. Bila salah meneran saja pada proses melahirkan, bisa menyebabkan ibu cepat lelah, terjadi kemacetan persalinan,risiko perdarahan yang lebih besar dan gawat janin.

“Hal itu bisa terjadi kalau ibu terlalu cemas dan tidak mampu mengikuti proses dengan baik akibat terlalu cemas. Jadi mengupayakan keadaan setenang mungkin di kamar bersalin sangat baik buat kedua belah pihak,” ujar psikiater yang tergabung dalam Division of Mental Health, Fakultas Kedokteran Universitas Krida Wacana Christian, Jakarta. (nsa)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s